Islami
Bukan Sekadar Tempat Minum Kopi, Inilah Kafe Tertua di Turki yang Membiayai Pendidikan Selama Berabad-abad
Ketika berbicara tentang budaya kopi di Turki, banyak orang langsung teringat pada Turkish Coffee yang telah diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda oleh UNESCO. Namun, jauh sebelum budaya minum kopi dikenal di berbagai negara, Kesultanan Utsmaniyah telah memiliki kedai kopi yang bukan hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga menjadi sumber pembiayaan pendidikan dan kegiatan sosial.
Tahmis Kahvesi berada di kota Gaziantep, Turki bagian tenggara.
Lokasinya berada di kawasan bersejarah Şahinbey, tepat di dekat Zincirli Bedesten, salah satu pasar bersejarah peninggalan Kesultanan Utsmaniyah. Kawasan ini merupakan pusat wisata sejarah dan kuliner di Gaziantep.
Beberapa fakta menarik:
📅 Didirikan: Tahun 1638 oleh Mustafa Ağa.
☕ Nama "Tahmis": Berasal dari kata yang berarti menggiling atau menyangrai kopi, karena dahulu bangunan ini juga digunakan untuk menggiling biji kopi.
🕌 Fungsi awal: Merupakan wakaf produktif, di mana keuntungan dari kedai kopi digunakan untuk membiayai kegiatan pendidikan dan keagamaan.
🔥 Pernah terbakar: Kemudian dibangun kembali oleh Syekh Mehmet Münip Efendi dan kembali diwakafkan.
👴 Masih beroperasi hingga sekarang: Menjadikannya salah satu kedai kopi tertua di Turki yang masih aktif melayani pengunjung.
Admin Team · 02/08/2026 · 1 menit baca