Islami
Bahasa Indonesia English Türkçe Deutsch العربية 中文 Русский Español

12 Bulan dalam Kalender Hijriah: Nama, Arti, Keistimewaan, dan Peristiwa Penting di Dalamnya

12 Bulan dalam Kalender Hijriah: Nama, Arti, Keistimewaan, dan Peristiwa Penting di Dalamnya

Pernahkah Anda memperhatikan bahwa kalender Islam memiliki nama-nama bulan yang unik?

Ada Muharram, Safar, Rabiul Awal, Rabiul Akhir, Jumadil Awal, Jumadil Akhir, Rajab, Sya'ban, Ramadan, Syawal, Dzulqa'dah, dan Dzulhijjah.

Kalender Hijriah bukan hanya sistem penanggalan umat Islam. Di dalamnya terdapat sejarah panjang, tradisi masyarakat Arab, serta berbagai peristiwa penting dalam perjalanan Islam.

Kalender Hijriah terdiri dari 12 bulan, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur'an:

“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan...” (QS. At-Taubah: 36)

Menariknya, tidak semua bulan memiliki ibadah khusus yang ditetapkan syariat. Namun, beberapa bulan memiliki keutamaan yang jelas berdasarkan Al-Qur'an dan hadis, sementara bulan lainnya memiliki banyak peristiwa sejarah yang penting untuk dikenang.

Mari kita berjalan menyusuri kalender Hijriah dari bulan pertama hingga bulan terakhir.


1. Muharram — Bulan yang Dimuliakan

Muharram (مُحَرَّم) berarti “yang diharamkan” atau “yang dimuliakan.”

Nama ini berkaitan dengan larangan melakukan peperangan pada bulan tersebut dalam tradisi Arab. Muharram termasuk salah satu dari empat bulan haram dalam Islam.

Empat bulan haram tersebut adalah:

  • Dzulqa'dah
  • Dzulhijjah
  • Muharram
  • Rajab

Peristiwa penting: Hari Asyura

Salah satu waktu yang paling dikenal dalam Muharram adalah 10 Muharram, yang disebut Hari Asyura.

Puasa Asyura memiliki keutamaan yang besar. Rasulullah ﷺ juga menganjurkan umat Islam untuk berpuasa pada tanggal 9 Muharram bersama tanggal 10 Muharram.

Muharram juga menjadi awal tahun baru dalam kalender Hijriah.

Hal menarik

Muharram adalah bulan pertama kalender Hijriah, tetapi penetapan kalender Hijriah secara resmi dilakukan pada masa pemerintahan Umar bin Khattab رضي الله عنه.

Menariknya, tahun Hijriah tidak dimulai dari kelahiran Rasulullah ﷺ, melainkan menggunakan peristiwa hijrah sebagai titik awal penanggalan.


2. Safar — Bulan yang Pernah Dianggap Sial

Safar (صَفَر) secara bahasa memiliki beberapa penjelasan, salah satunya berkaitan dengan keadaan “kosong”.

Nama ini sering dikaitkan dengan kebiasaan masyarakat Arab dahulu yang meninggalkan rumah untuk bepergian atau berperang sehingga tempat tinggal mereka menjadi kosong.

Adakah peristiwa besar di bulan Safar?

Tidak ada ibadah khusus yang ditetapkan syariat untuk bulan Safar.

Dalam sejarah Islam terdapat berbagai peristiwa yang terjadi pada bulan ini, tetapi tidak ada keutamaan khusus yang secara sahih menetapkan Safar sebagai bulan tertentu untuk ibadah khusus.

Hal menarik

Pada masa jahiliah pernah berkembang keyakinan bahwa Safar adalah bulan sial. Islam menghapus keyakinan takhayul tersebut.

Karena itu, seorang Muslim tidak seharusnya menganggap Safar sebagai bulan pembawa kesialan.


3. Rabiul Awal — Bulan yang Mengingatkan Kita kepada Rasulullah ﷺ

Rabiul Awal (رَبِيع الأول) berarti “musim semi pertama.”

Rabī‘ berarti musim semi, sedangkan al-awwal berarti pertama.

Peristiwa penting

Rabiul Awal sangat erat dengan kehidupan Nabi Muhammad ﷺ.

Bulan ini dikaitkan dengan:

  • Kelahiran Nabi Muhammad ﷺ.
  • Hijrah dan kedatangan Rasulullah ﷺ ke Madinah.
  • Wafatnya Rasulullah ﷺ pada tahun 11 Hijriah.

Namun, mengenai tanggal tepat kelahiran Rasulullah ﷺ, terdapat perbedaan pendapat di kalangan ahli sejarah. Tanggal 12 Rabiul Awal sangat populer di masyarakat Muslim, tetapi bukan satu-satunya pendapat.

Hal menarik

Karena kalender Hijriah berdasarkan peredaran bulan, Rabiul Awal tidak selalu terjadi pada musim semi. Nama bulan tetap, tetapi musimnya terus berubah setiap beberapa tahun.


4. Rabiul Akhir — Musim Semi yang Kedua

Rabiul Akhir (رَبِيع الآخر) berarti “musim semi yang kedua.”

Nama ini berkaitan dengan Rabiul Awal.

Dalam beberapa literatur, bulan ini juga disebut Rabiuts Tsani, yang berarti Rabiul kedua.

Peristiwa penting

Tidak ada ibadah khusus yang ditetapkan syariat untuk Rabiul Akhir.

Namun, sepanjang sejarah Islam, berbagai peristiwa politik, dakwah, dan perkembangan masyarakat Muslim terjadi pada bulan ini.

Hal menarik

Nama Rabiul Awal dan Rabiul Akhir berasal dari sistem penamaan yang berkaitan dengan musim. Akan tetapi, karena kalender Hijriah bersifat lunar, keduanya kini tidak selalu berlangsung pada musim semi.


5. Jumadil Awal — Bulan Ketika Tanah Mengering

Jumadil Awal (جُمَادَى الأولى) berasal dari kata yang berkaitan dengan kering atau membeku.

Penamaan ini diyakini berkaitan dengan kondisi alam pada masa masyarakat Arab dahulu, ketika air dan tanah mengalami keadaan kering atau dingin.

Peristiwa penting

Tidak terdapat ibadah khusus yang ditetapkan untuk Jumadil Awal.

Namun, dalam sejarah Islam terdapat berbagai peristiwa yang berlangsung pada bulan ini.

Salah satunya adalah Perang Mu'tah, yang terjadi pada masa Rasulullah ﷺ dan melibatkan pasukan Muslim melawan Bizantium serta sekutunya.


6. Jumadil Akhir — Kelanjutan Bulan Jumadil

Jumadil Akhir (جُمَادَى الآخرة) berarti Jumadil yang terakhir.

Bulan ini merupakan pasangan dari Jumadil Awal.

Peristiwa penting

Tidak ada amalan khusus yang ditetapkan syariat untuk bulan Jumadil Akhir.

Namun, sejarah Islam terus berkembang sepanjang bulan ini dan berbagai peristiwa penting terjadi pada masa setelah Rasulullah ﷺ, termasuk pada masa para sahabat dan generasi berikutnya.

Hal menarik

Nama Jumadil Awal dan Jumadil Akhir merupakan salah satu contoh bahwa penamaan bulan Hijriah pada awalnya sangat berkaitan dengan kondisi alam dan kehidupan masyarakat Arab.


7. Rajab — Salah Satu dari Empat Bulan Haram

Rajab (رَجَب) memiliki makna yang berkaitan dengan mengagungkan atau memuliakan.

Rajab termasuk salah satu dari empat bulan haram.

Karena itu, bulan ini memiliki kedudukan khusus dalam syariat.

Peristiwa penting: Isra dan Mi'raj

Rajab sering dikaitkan dengan peristiwa Isra dan Mi'raj, yaitu perjalanan Rasulullah ﷺ dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsa, kemudian naik ke langit.

Peristiwa ini sangat penting dalam sejarah Islam karena berkaitan dengan kewajiban salat lima waktu.

Namun, perlu dicatat bahwa tanggal 27 Rajab sebagai tanggal Isra Mi'raj tidak memiliki kepastian yang disepakati secara kuat dalam sumber-sumber sejarah.

Hal menarik

Rajab adalah salah satu dari empat bulan haram, sehingga umat Islam dianjurkan untuk semakin menjaga diri dari perbuatan dosa dan kemaksiatan.


8. Sya'ban — Bulan Menjelang Ramadan

Sya'ban (شَعْبَان) memiliki makna yang berkaitan dengan berpencar atau menyebar.

Salah satu penjelasan penamaannya adalah karena masyarakat Arab dahulu berpencar untuk mencari air atau melakukan perjalanan setelah bulan Rajab.

Peristiwa penting: Perubahan arah kiblat

Salah satu peristiwa penting yang berkaitan dengan periode Sya'ban adalah perubahan arah kiblat dari Baitul Maqdis menuju Ka'bah di Makkah.

Perubahan kiblat merupakan salah satu tonggak penting dalam sejarah umat Islam.

Hal menarik

Sya'ban sering menjadi bulan persiapan menuju Ramadan.

Rasulullah ﷺ juga dikenal banyak berpuasa pada bulan Sya'ban dibandingkan bulan-bulan lain selain Ramadan.

Karena itu, Sya'ban dapat menjadi momentum untuk mulai mempersiapkan fisik, hati, dan kebiasaan ibadah sebelum memasuki Ramadan.


9. Ramadan — Bulan Diturunkannya Al-Qur'an

Ramadan (رَمَضَان) berasal dari kata yang berkaitan dengan panas yang sangat terik.

Ada penjelasan bahwa nama tersebut berkaitan dengan kondisi panas ketika nama bulan itu diberikan.

Namun bagi umat Islam, Ramadan memiliki makna yang jauh lebih besar.

Peristiwa penting: Turunnya Al-Qur'an

Ramadan adalah bulan yang sangat istimewa karena Al-Qur'an diturunkan pada bulan ini.

Allah berfirman:

“Bulan Ramadan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'an...” (QS. Al-Baqarah: 185)

Di dalam Ramadan juga terdapat Lailatul Qadar, malam yang lebih baik daripada seribu bulan.

Peristiwa penting lainnya

Ramadan juga menjadi bulan terjadinya sejumlah peristiwa besar dalam sejarah Islam, termasuk:

  • Perang Badar pada Ramadan tahun 2 Hijriah.
  • Fathu Makkah atau pembebasan Makkah pada Ramadan tahun 8 Hijriah.

Hal menarik

Ramadan adalah satu-satunya nama bulan yang disebut secara langsung di dalam Al-Qur'an.


10. Syawal — Bulan Kembalinya Kegembiraan

Syawal (شَوَّال) berasal dari kata yang memiliki makna meningkat atau terangkat.

Dalam tradisi Arab, nama ini memiliki kaitan dengan perubahan keadaan tertentu pada unta pada masa tersebut.

Peristiwa penting

Tanggal 1 Syawal adalah Idulfitri, hari raya setelah umat Islam menyelesaikan puasa Ramadan.

Namun, Syawal bukan hanya tentang hari raya.

Pada bulan ini terdapat pula anjuran untuk melaksanakan puasa enam hari Syawal.

Rasulullah ﷺ bersabda bahwa siapa yang berpuasa Ramadan kemudian melanjutkannya dengan enam hari di bulan Syawal, mendapatkan pahala seperti berpuasa sepanjang tahun.

Peristiwa sejarah

Salah satu peristiwa penting yang terjadi pada bulan Syawal adalah Perang Uhud pada tahun 3 Hijriah.


11. Dzulqa'dah — Bulan untuk Duduk dan Tidak Berperang

Dzulqa'dah (ذُو القعدة) secara bahasa berkaitan dengan duduk atau berhenti.

Nama ini dikaitkan dengan kebiasaan masyarakat Arab untuk berhenti berperang dan bersiap melakukan perjalanan menuju ibadah haji.

Dzulqa'dah termasuk salah satu dari empat bulan haram.

Peristiwa penting

Salah satu peristiwa terkenal adalah Perjanjian Hudaibiyah antara Rasulullah ﷺ dan kaum Quraisy pada tahun 6 Hijriah.

Perjanjian ini menjadi salah satu titik penting dalam perkembangan dakwah Islam.

Hal menarik

Dzulqa'dah merupakan bulan yang sangat dekat dengan musim haji. Banyak jamaah mulai mempersiapkan perjalanan menuju Tanah Suci.


12. Dzulhijjah — Bulan Haji dan Pengorbanan

Dzulhijjah (ذُو الحجة) berarti “pemilik haji” atau “bulan haji.”

Nama tersebut sangat berkaitan dengan pelaksanaan ibadah haji.

Dzulhijjah termasuk salah satu dari empat bulan haram dan menjadi bulan terakhir dalam kalender Hijriah.

Peristiwa dan ibadah penting

Dzulhijjah adalah bulan yang penuh dengan ibadah besar:

  • Pelaksanaan ibadah haji.
  • Wukuf di Arafah.
  • Iduladha pada 10 Dzulhijjah.
  • Penyembelihan hewan kurban.
  • Hari Tasyrik pada 11, 12, dan 13 Dzulhijjah.

10 hari pertama Dzulhijjah

Sepuluh hari pertama Dzulhijjah memiliki keutamaan yang besar.

Banyak ulama menjelaskan bahwa amal saleh pada sepuluh hari pertama Dzulhijjah memiliki kedudukan yang sangat istimewa.

Hal menarik

Dzulhijjah menjadi penutup kalender Hijriah, tetapi sekaligus menjadi bulan yang memperlihatkan salah satu gambaran terbesar persatuan umat Islam.

Jutaan Muslim dari berbagai negara, bahasa, suku, dan latar belakang berkumpul di Tanah Suci dengan tujuan yang sama: beribadah kepada Allah.


Ringkasan 12 Bulan Hijriah

No.Bulan HijriahArti/NamaPeristiwa atau Momentum Penting
1MuharramYang dimuliakanAsyura, awal tahun Hijriah
2SafarKosong/berpencarTidak ada ibadah khusus
3Rabiul AwalMusim semi pertamaKelahiran, hijrah, dan wafat Rasulullah ﷺ
4Rabiul AkhirMusim semi keduaBerbagai peristiwa sejarah Islam
5Jumadil AwalMasa keringPerang Mu'tah dan peristiwa sejarah lainnya
6Jumadil AkhirJumadil terakhirBerbagai peristiwa sejarah Islam
7RajabMemuliakanSalah satu bulan haram; Isra Mi'raj sering dikaitkan dengannya
8Sya'banBerpencar/menyebarPersiapan Ramadan; perubahan kiblat terjadi pada periode ini
9RamadanPanas terikTurunnya Al-Qur'an, Badar, Fathu Makkah
10SyawalTerangkat/meningkatIdulfitri, puasa 6 hari, Perang Uhud
11Dzulqa'dahDuduk/berhentiBulan haram, Perjanjian Hudaibiyah
12DzulhijjahBulan hajiHaji, Arafah, Iduladha, kurban

Empat Bulan Haram dalam Islam

Dari dua belas bulan tersebut, terdapat empat bulan yang dimuliakan, yaitu:

Muharram — Rajab — Dzulqa'dah — Dzulhijjah

Allah berfirman bahwa empat di antaranya merupakan bulan haram.

Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk lebih menjaga diri dari dosa dan kemaksiatan pada bulan-bulan tersebut.


Kalender Hijriah Bukan Sekadar Penanggalan

Mengetahui nama-nama bulan Hijriah bukan hanya soal menghafal urutan. Setiap bulan membawa kita kepada bagian tertentu dari perjalanan sejarah Islam.

Baca berikutnya Rabiul Awal: Ketika Sejarah Mengajarkan Kita Arti Mencintai Rasulullah ﷺ Rabiul Awal: Ketika Sejarah Mengajarkan Kita Arti Mencintai Rasulullah ﷺ 2 menit baca

Bagikan lewat QR

Di acara atau tatap muka, buka kamera dan biarkan teman memindainya — tautan langsung terbuka.

Komentar (0) Lihat di forum

Diskusikan artikel ini di komunitas Ajukan pertanyaan, bagikan pendapat, dan ngobrol dengan anggota lain.
Bergabunglah dengan komunitas kami!

14 orang telah menjadi anggota komunitas ini. Bergabunglah, ikut berkomentar dan menyukai tulisan!

Belum ada pesan — jadilah yang pertama.