Eropa sedang menghadapi gelombang panas ekstrem, dengan suhu melebihi 40°C di beberapa negara. WHO melaporkan lebih dari 1.300 kematian akibat gelombang panas yang melanda Eropa pada bulan Juni 2026. Suhu di sejumlah negara—termasuk Prancis, Spanyol, dan Jerman—melampaui 40°C.
Berikut adalah daftar enam negara terpanas pada bulan Juni 2026, menurut BBC dan Times of India:
- Prancis: 43,8°C
- Spanyol: 42,7°C
- Jerman: 41,7°C
- Republik Ceko: 41,1°C
- Hungaria: 40,7°C
- Polandia: 40,5°C
Fenomena ini dipicu oleh perubahan iklim dan efek "kubah panas" (heat dome), yang memerangkap udara panas di dekat permukaan Bumi. WHO telah mendesak semua negara untuk menerapkan strategi khusus guna melindungi masyarakat dari risiko yang terkait dengan cuaca ekstrem.
Selain itu, gelombang panas yang tidak biasa ini telah memicu kepanikan di beberapa negara Eropa. Warga berbondong-bondong mendatangi toko elektronik untuk membeli AC dan kipas angin, bahkan beberapa lokasi melaporkan kekurangan stok akibat tingginya permintaan.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengidentifikasi Eropa sebagai wilayah yang mengalami pemanasan tercepat secara global—dengan laju hampir dua kali lipat dari rata-rata global. Para ilmuwan memperingatkan bahwa gelombang panas yang datang lebih awal, berlangsung lebih lama, dan semakin parah merupakan dampak nyata dari perubahan iklim.
Saat ini, WHO bekerja sama dengan negara-negara anggotanya untuk memperkuat kesiapsiagaan, pencegahan, dan respons sistem kesehatan terhadap ancaman gelombang panas, termasuk mendorong penerapan rencana aksi kesehatan terkait suhu ekstrem di seluruh Eropa.
Sumber: WHO, CNBC, BBC




Komentar (0) Lihat di forum
Diskusikan artikel ini di komunitas Ajukan pertanyaan, bagikan pendapat, dan ngobrol dengan anggota lain.6 orang telah menjadi anggota komunitas ini. Bergabunglah, ikut berkomentar dan menyukai tulisan!
Belum ada pesan — jadilah yang pertama.