Berita
Bahasa Indonesia English Türkçe Deutsch العربية 中文 Русский Español

Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Gugur di Gaza, Tinggalkan Istri Hamil Anak Pertama

Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Gugur di Gaza, Tinggalkan Istri Hamil Anak Pertama

Dunia sepak bola Palestina kembali berduka. Asosiasi Sepak Bola Palestina (PFA) mengumumkan wafatnya kiper muda Saleem Al-Ashqar, yang dilaporkan meninggal dunia setelah ditembak tentara Israel di Jalur Gaza.

Kabar tersebut menyisakan duka mendalam, bukan hanya bagi keluarga dan rekan-rekannya, tetapi juga bagi masyarakat Palestina yang mengenal Al-Ashqar sebagai atlet muda penuh dedikasi dan pribadi yang baik.

Baru Menikah Lima Bulan Sebelum Wafat

Di balik kiprahnya sebagai pesepak bola, Saleem Al-Ashqar memiliki kisah kehidupan yang menyentuh hati. Ia baru menikah sekitar lima bulan sebelum meninggal dunia.

Kini, sang istri tengah mengandung anak pertama mereka. Al-Ashqar berpulang sebelum sempat menyambut kelahiran buah hatinya, meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga kecil yang baru saja ia bangun.

Pernah Membela Al-Aqsa dan Al-Masdar

Selama berkarier di dunia sepak bola, Saleem Al-Ashqar dikenal sebagai penjaga gawang yang disiplin dan berdedikasi.

Ia pernah memperkuat klub Al-Aqsa dan Al-Masdar di Jalur Gaza. Penampilannya di bawah mistar membuatnya dikenal sebagai salah satu kiper muda yang memiliki potensi besar dalam sepak bola Palestina.

Rekan-rekan setim mengenangnya sebagai sosok pekerja keras yang selalu memberikan kemampuan terbaik, baik saat latihan maupun pertandingan.

Satu-satunya Anak Laki-laki di Keluarga

Kepergian Al-Ashqar menjadi pukulan berat bagi keluarganya. Ia merupakan satu-satunya anak laki-laki di antara tujuh saudara perempuan.

Keluarga mengenangnya sebagai pribadi yang penyayang, rendah hati, serta selalu membantu orang-orang di sekitarnya. Di lingkungan tempat tinggalnya, Saleem dikenal sebagai pemuda yang santun dan dihormati oleh masyarakat.

PFA Sampaikan Belasungkawa

Melalui pernyataannya, Asosiasi Sepak Bola Palestina (PFA) menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Saleem Al-Ashqar.

Kepergiannya menambah daftar atlet Palestina yang kehilangan nyawa di tengah konflik yang masih berlangsung di Jalur Gaza. Dunia olahraga Palestina pun kembali kehilangan salah satu putra terbaiknya.

Meski perjalanan hidupnya berakhir di usia muda, dedikasi Saleem Al-Ashqar terhadap sepak bola akan terus dikenang oleh keluarga, sahabat, rekan setim, dan masyarakat Palestina.

Di balik seragam penjaga gawang yang dikenakannya, Saleem meninggalkan kisah tentang mimpi, keluarga, dan pengabdian. Ia juga meninggalkan seorang istri yang sedang mengandung anak pertama mereka—sebuah kenyataan yang membuat kabar kepergiannya begitu menyentuh hati banyak orang.

📷: Dawoud Abu Alkas/Reuters

Baca berikutnya Urutan Negara Terpanas di Eropa pada gelombang panas Juni 2026 Urutan Negara Terpanas di Eropa pada gelombang panas Juni 2026 1 menit baca

Komentar (0) Lihat di forum

Diskusikan artikel ini di komunitas Ajukan pertanyaan, bagikan pendapat, dan ngobrol dengan anggota lain.
Bergabunglah dengan komunitas kami!

6 orang telah menjadi anggota komunitas ini. Bergabunglah, ikut berkomentar dan menyukai tulisan!

Belum ada pesan — jadilah yang pertama.