Indonesia kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Seorang mahasiswa Universitas Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), berhasil meraih penghargaan dalam ajang Apple Swift Student Challenge 2026 berkat inovasi aplikasi berbasis kecerdasan buatan (AI) bernama Nuramma.
Cara kerjanya cukup sederhana. Anak membaca ayat Al-Qur'an melalui mikrofon, kemudian sistem akan mendengarkan dan mencocokkan bacaan tersebut secara langsung. Jika ada kesalahan, aplikasi akan memberikan tanda sehingga proses belajar menjadi lebih efektif.
Yang membuat aplikasi ini semakin menarik adalah adanya fitur offline dan konsep gamifikasi. Anak-anak tetap bisa belajar meskipun tanpa koneksi internet, sementara sistem permainan membuat proses menghafal terasa lebih menyenangkan dan tidak membosankan.
Ide pembuatan Nuramma bukan muncul begitu saja. Ali An Nuur mengaku terinspirasi dari pengalaman pribadinya saat masih duduk di bangku sekolah dasar di Maluk, Sumbawa. Saat itu ia sering kesulitan menemukan orang yang dapat menyimak hafalan Al-Qur'annya karena kedua orang tuanya sibuk bekerja.
Keberhasilan Nuramma memenangkan Apple Swift Student Challenge 2026 bukan hanya menjadi kebanggaan bagi Universitas Mataram, tetapi juga bagi Indonesia. Prestasi ini menunjukkan bahwa inovasi lokal mampu bersaing di tingkat internasional dan menjadi bukti bahwa teknologi dapat berjalan seiring dengan nilai-nilai pendidikan dan keagamaan.
Semoga semakin banyak inovasi seperti Nuramma yang lahir dari tangan anak bangsa dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


.webp)
Komentar (0) Lihat di forum
Diskusikan artikel ini di komunitas Ajukan pertanyaan, bagikan pendapat, dan ngobrol dengan anggota lain.13 orang telah menjadi anggota komunitas ini. Bergabunglah, ikut berkomentar dan menyukai tulisan!
Belum ada pesan — jadilah yang pertama.